Sabtu, 25 Agustus 2012

Renungan hati

Hari ini aku akan bercerita tentang seorang anak
 yang baik di contoh.Jadi seakan-akan namanya
,Jihan dia adalah anak yang hidupnya tidak seperti
 kita-kita ini.Jelas kehidupanya penuh dengan
 kenangan pahit dan duka cita.Ia adalah anak dari 
seorang pemulung ibunya sudah tua renta,dan 
bapaknya hanya bisa terbaring di tempat tidur
 dan tidak berdaya.Jihan sangatlah sedih,ia ingin
 membanggakan kedua orang tuanya tapi,dia juga 
sakit-sakitan.Suatu saat ayahnya meninggal,
akhirnya ia pasrahkan semuanya kepada Allah 
agar,terwujud mimpi indahnya.



Suatu saat  ibunya juga meninggal,ia akhirnya hidup sebatang kara dan, ia hanya bisa  makan dari memungut nasi basi yang setiap harinya ia sangat rajin membantu orang-orang sekitar tetapi mereka sangat egois.Mereka malah suka melemparinya dangan makanan basi keluar kaca tepat pada kepala jihan.walaupun begitu kisah ceritanya ,jihan tidak sesekali menangis karena ,jihan tau bahwa begitu pahit kehidupanya  yang penting berserah diri pada mahakuasa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar